Umar Kayam’s Sugih Tanpa Banda

Judul: Sugih Tanpa Banda (Mangan Ora Mangan Ngumpul 2)

Pengarang: Umar Kayam

Buku ini adalah kumpulan tulisan Umar Kayam di koran Kedaulatan Rakyat dari tahun 1991 sampai 1994 (tapi isinya masih cukup relevan), merupakan sekuel dari buku Mangan Ora Mangan Ngumpul. Enak dibaca, ringan tapi sekaligus sangat berisi.

Berisikan kejadian sehari-hari dalam rumah tangga tokoh Ageng dengan dialog-dialog dan kejadian-kejadian yang lucu, kadang ironis, yang menyinggung dan kadang mengkritik masalah-masalah kesenian, sosial, politik, kadang juga keagamaan. Umar Kayam benar-benar seorang pengamat dan pengkritik yang luar biasa hebat.

Banyak berisi ungkapan Jawa, seringkali diikuti dengan artinya, tapi kadang tidak juga, jadi untuk pembaca yang kurang mengerti ungkapan atau jargon Jawa harus rajin nanya ke teman-teman yang mengerti.

I wonder what happens now to the little kids in the book, Tolo-Tolo Si Anjing Laut and his bro Beni Prakosa.

Leave a Reply